Apa peran teknologi dan media dalam pembelajaran?

Peran Teknologi dan Media dalam Belajar

Media dan teknologi dapat membantu dalam belajar.Instruksi tergantung pada kehadiran guru.Bahkan dalam situasi ini, media dapat digunakan oleh guru. Di sisi lain, instruksi mungkin tidak memerlukan guru yang seringkali disebut belajar sendiri. Teknologi dan media juga dapat digunakan secara efektif dalam situasi pendidikan formal di mana seorang guru tidak tersedia atau bekerja sama dengan siswa lain. Media sering “dikemas” untuk tujuan tersebut.Hamalik (1986) mengemukakan bahwa pemanfaatan teknologi dan pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. 

Teknologi dan media memiliki peranan yang penting dalam belajar.Ketika pembelajaran terpusat pada guru, teknologi dan media berperan dalam mendukung penyajian pembelajaran. Disisi lain, ketika pembelajaran yang terpusat pada siswa, siswa akan sebagai pengguna media dan pemanfaat teknologi dan media untuk menyajikan hasil pemikiran, hasil penelitian dan lain sebagainya. Namun pada umumnya, peranan penting teknologi dan media terjadi pada saat pembelajaran terpusat pada guru.Salah satu peranan dari teknologi dan media adalah untuk melayani perubahan lingkungan pembelajaran. Teknologi akan membantu dalam penyajian media pembelajaran.

Secara garis besar, peran teknologi dan media dalam belajar antara lain :

1.      Sebagai Peran Tambahan

Teknologi dan media pembelajaran dalam proses belajar baik di sekolah maupun dirumah memiliki peran yang trategis, salah satunya yaitu berperan sebagai tambahan. Peran tambahan yang dimaksud yaitu menjadi alat pengajaran disamping dari metode ceramah yang dilakukan oleh guru. Teknologi dan media tidak harus setiap saat ada dalam proses pembelajaran, namun pemanfaatannya sangat ditunggu oleh siswa. Teknologi seperti IT atau internet tidak mutlak digunakan sebagai sumber belajar, namun hanya sebagai tambahan refrensi materi diluar media buku dan materi yang diberikan oleh guru. Sama halnya dengan media, media berperan sebagai tambahan apabila guru memerlukan suatu alat bantu untuk mentrasfer materi kepada siswa.

2.      Sebagai Pelengkap

Teknologi dan media dikatakan berperan sebagai pelengkap  dalam artian teknologi sebagai pelengkap yang mendukung penggunaan media dalam proses pembelajaran. Media dikatakan pelengkap dalam hal melengkapi materi yang disampaikan oleh guru dikelas. Teknologi seperti IT dan Internet dapat berperan dalam pencarian materi tambahan untuk melengkapi materi yang disampaikan oleh guru, begitu pula dengan media akan melengkapi materi-materi yang dikiranya kurang dalam buku.

3.      Sebagai Pengganti

Teknologi dan media dikatakan perperan sebagai pengganti dalam artian, teknologi dan media sebagai pengganti dalam kegiatan belajar jarak jauh.Dewasa ini pemanfaatan teknologi dalam mempermudah kerja manusia mulai digalakkan. Dibeberapa sekolah internasional dan Perguruan Tinggi menerapkan beberapa kegiatan pembelajaran yang bisa dipilih oleh peserta didik antara lain belajar secara konvensional atau tatap muka, belajar dengan tatap muka yang diselingi lagi melalui internet bahkan ada yang menerapkan belajar jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi dan media yang ada. Dalam hal ini, teknologi dan media berperan sebagai pengganti keberadaan guru di dalam kelas. Guru dan peserta didik dapat melakukan proses pembelajaran di tempat yang berbeda atau terpisah jarak yang jauh dengan memanfaatkan teknologi internet atau skype.

Peran pengganti juga dapat dilihat pada saat guru menayangkan hasil wawancaranya, atau hasil rekaman argument seorang tokoh atau ahli yang secara fisik tidak dapat hadir di kelas pada saat proses pembelajaran. Teknologi dan media berperan sebagai pengganti fisik seseorang yang diharapkan hadir dalam proses pembelajaran. 

Kenyataannya, peranan media pembelajaran di sekolah dasar kurang begitu diperhatikan oleh pendidik.Peserta didik yang seharusnya dapat mengoptimalkan pembelajaran dengan baik, namun tidak didukung dengan penggunaan media pembelajaran yang relevan cenderung menjadikan siswa sebagai peserta didik menjadi verbalistik (hanya sebatas teori tanpa didukung dengan data yang konkrit). Sebagai contoh, siswa mempelajari jenis alat transportasi darat berupa delman, di Jakarta sebagaimana di tempat penulis bertugas, tidak semua siswa di sekolah dasar mengenal, mengetahui, dan memahami delman sebagaimana kenyataannya karena tidak semua siswa pernah menjumpai kereta beroda dua ini. Oleh sebab itu penggunaan media untuk menghilangkan kesan verbalistik ini sangat penting peranannya.

Penggunaan media pembelajaran pada tiap satuan pendidikan saat ini sangat dianjurkan bahkan diupayakan untuk ada pada tiap-tiap proses pembelajaran khususnya di tingkat satuan pendidikan dasar. Media ini tentunya tidak hanya atas dasar ada saja, tetapi kesesuaian dan ketepatan penggunaan dalam proses penyampaian pesan pembelajaran yang akan diberikan. Peranan media yang semakin meningkat sering menimbulkan kekhawatiran pada guru. Namun sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi, masih banyak tugas guru yang lain seperti memberikan perhatian dan bimbingan secara individual kepada siswa yang selama ini kurang mendapat perhatian. Kondisi ini akan terus terjadi selama guru menganggap dirinya merupakan satu-satunya sumber dalam proses pembelajaran. Jika guru memanfaatkan berbagai media pembelajaran secara baik, guru dapat berbagi peran dengan media (Pidarta, 1997 : 56 – 57)

Peran guru dan media pembelajaran akan memotivasi atau mendorong siswa untuk tertarik terhadap mata pelajaran sehingga proses belajar berlangsung secara optimal. Proses belajar mengajar (pembelajaran) sangat dipengaruhi oleh faktor metode dan media pembelajaran yang digunakan. Keduanya saling berkaitan, di mana pemilihan metode tertentu akan berpengaruh terhadap jenis media yang akan digunakan. Dalam arti bahwa harus ada kesesuaian di antara keduanya untuk mewujudkan tujuan pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *